Makro Kondusif, Laba IPCM Tumbuh 30%
November 19, 2021 0

DENPASAR, investor.id – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) hingga kuartal III-2021 berhasil mencetak laba sebesar Rp 90,5 miliar, meningkat 30% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 69,7 miliar.

Catatan positif juga diikuti dari sisi pendapatan yang meningkat 18% menjadi sebesar Rp 600 miliar dari tahun sebelumnya Rp 510 miliar yang ditopang dari pendapatan tunda sebesar 18% dan pandu 76%.

Upaya perseroan meningkatkan usaha di luar wilayah operasi Pelindo turut membuahkan hasil ciamik yang berkontribusi terhadap total pendapatan dari 13% pada 2020 menjadi 23% di 2021.

Direktur Utama IPCM Amri Yusuf menyampaikan bahwa pada 2021 ini kinerja perseroan lebih baik dibandingkan pada 2020 dilihat dari sisi pendapatan dan bottom line.

“Saham publik juga meningkat setelah merger Pelindo. Jadi, kita akan terus tumbuh,” ucapnya dalam media gathering, Jumat (19/11).

 

 

Amri menjelaskan bahwa kinerja baik IPCM hingga kuartal III-2021 tersebut dipicu oleh kondisi makro yang mulai kondusif sehingga perekonomian nasional ditargetkan dapat tumbuh antara 4%-5%. Menurut dia, peningkatan kinerja perseroan juga bakal berjalan beriringan mengikuti pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain kondisi makro, faktor pendorong kinerja apik IPCM pada kuartal III-2021 adalah arus kapal yang positif dan aktivitas ekspor yang meningkat. Ditambah, pandemi Covid-19 juga telah memasuki fase-fase akhir vaksinasi sehingga hal ini akan berdampak bagus terhadap bisnis perusahaan.

Amri menambahkan, merger Pelindo sebagai induk usaha IPCM yang resmi diekseskusi pada 1 Oktober 2021 lalu, telah membuat perseroan menjadi lebih kuat dan pasar menjadi lebih luas. Dengan begitu, perseroan pun secara aktif dapat menjalin kerja sama dengan berbagai pihak yang kuat.

“Saat ini perseroan tengah menyelaraskan bisnis dengan bisnis model kelompok usaha Pelindo yang baru,” ujar Amri.

Yang pasti, perseroan akan secara aktif dan konsisten menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperluas pasar, termasuk melayani Terminal Khusus maupun Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) yang lebih banyak melalui penetrasi terhadap market eksisting di pelabuhan-pelabuhan umum dan ekspansi pasar baru.

Saat ini, IPCM berada dalam posisi keuangan yang solid untuk ekspansi karena didukung dengan likuiditas yang terjaga, tingkat leverage yang masih rendah serta rasio keuangan lain yang secara umum baik serta didukung dengan pemegang saham utama yang menjadi lebih besar.

Selaras dengan itu, IPCM juga terus meningkatkan kapabilitas dan kapasitas sistem informasi dan teknologi, baik untuk mendukung proses kerja maupun mendukung pengembangan layanan bekerjasama dengan kelompok usaha Pelindo serta pihak-pihak lain yang memungkinkan. 

“IPCM juga terus berupaya meningkatkan penerapan Environmental Social and corporate Governance (ESG) yang lebih baik,” tutur Amri.

 

Editor : Gora Kunjana

 

 

 

 

Leave a comment